Linux Addiction (Hidup itu Pilihan)

24 March, 2010 at 11:07 8 comments

Linux Addiction

Saya memperoleh email dari teman yang berjudul “Menuju Indonesia Bebas Linux”. Namun isinya bukan tentang bagaimana cara Indonesia menuju open source atau kampanye-kampanye menggunakan linux, akan tetapi berisi sebuah cerita menarik yang layak untuk disimak. Awal ceritanya berisi tentang ciri-ciri bagaimana seseorang terkena “racun” linux serta tanda-tandanya 😀 . Kemudian diceritakan juga pengalaman anak orang kaya yang kecanduan linux hingga ia lupa kehidupan normalnya. Sampai-sampai orang tuanya membawa dia ke Rumah Sakit hingga mengisolasinya di desa terpencil juga.

Mungkin sudah banyak diantara teman-teman yang pernah membaca ini, namun tidak ada salahnya jika saya repost agar orang yang belum tahu menjadi tahu 😀 . Berikut kutipan email itu tanpa mengurangi atau menambahi konten aslinya :

Menuju Indonesia Bebas Linux !! Mungkin kamu berpikir “ah kalau gue iseng-iseng nyoba Linux, sekali aja..gue nggak bakal ketagihan!” kenyataan membuktikan bahwa :

1. Sekali kamu mencoba Linux, kamu bisa ketagihan seumur hidup.
2. Jalan terbaik menghadapi godaan linux adalah dengan tidak mencobanya sama sekali.
3. Sekali kamu ketagihan, efek ketagihannya secara kejiwaan tidak akan hilang seumur hidup.
4. sekali mencoba Linux, kamu terbelenggu seumur hidup.

Sudah terlalu banyak yang berawal dari coba-coba, menjadi ketagihan Mungkin kamu berpikir bahwa ‘nginstall Linux, bisa nolong gue mempelajari komputer!”kenyataan membuktikan bahwa :

1. Linux justru membuat komputer kelihatan lebih sulit !
2. seorang pecandu Linux tidak dapat berfikir secara normal dalam hidupnya (apa yang ada disekitarnya akan dianggap gratis !!)
3. Linux akan mengacaukan perasaan kamu, bahkan akan memberikan pengaruh yang merusak bagi ortu, pacar dan orang-orang yang kamu sayangi dan juga pengaruh buruk bagi microsoft.
4. Seorang pecandu linux tidak mampu menghadapi kenyataan bahwa sebuah program dibuat dengan susah payah dan seorang programmer berhak mendapatkan kompensasi yang pantas atas jerih payahnya Mungkin ada yang berkata ‘kan nggak semua jenis Linux berbahaya !” semua jenis Linux berbahaya mulai dari RedHat, Mandrake, Suse, Trustix, Slackware dan variannya. kesemuanya akan menyebabkan kamu menjadi

1. Pusing-pusing (akibat zat kernel yang terdapat didalamnya)
2. kehilangan teman dan kehidupan sosial (akibat kelamaan nongkrong ngurussin linux)
3. Delusi (zat open source yang terkandung didalamnya membuat kamu merasa punya hak untuk mengetahui rahasia apa saja)
4. Pecandu Netscape (Kamu akan menjadi fanatik dengan Netscape dan menganggap IE tidak ada apa-apanya)
5. PHP/Perl/MySQL Minded (kamu mulai tergiur dengan dunia internet programming dan melupakan ASP dan SQL Server)
6. Apache Mania (kamu mulai ngefans dengan Apache Web Server dan secara perlahan meninggalkan IIS dan Personal Web Server). Mungkin kamu berpikir, “Banyak orang keren dan selebrities/ artis pake dan mendukung Linux, kenapa gue nggak nyoba ?”

kenyataan membuktikan bahwa :
1. Mereka-mereka( IBM,Sun,Oracle) itu mendukung dan menggunakan linux hanya untuk tujuan bisnis dan politik (menjatuhkan panglima tinggi Bill Gates)
2. selebrities/ Artis yang menggunakan Linux dibayar, untuk memberikan kesan bahwa mereka mempunyai massa yang banyak.
3. Mereka-mereka itu adalah orang-orang yang tidak percaya diri dengan kekuatan mereka masing-masing, sehingga mereka sibuk menghimpun kekuatan bersama untuk menjatuhkan bill gates.

Mungkin kamu berpikir, “dengan menggunakan linux, kamu akan kelihatan jauh lebih hebat!” kenyataan membuktikan bahwa “Linux tidak saja memberikan kesan kamu lebih expert dalam menguasai komputer, akan tetapi juga memberikan kesan bahwa pengguna mie crosoft jauh lebih bodoh dari pengguna linux!” Mungkin kamu berpikir, “Dengan menggunakan linux, kamu bisa terbebas dari dakwaan dan ancaman pelanggaran Hukum” kenyataan membuktikan bahwa “pengguna Linux pun bisa dibawa ke pengadilan apabila terbukti bersalah melanggar hukum (jadi jelas tidak ada diskriminasi hukum antara pemakai linux dan pemakai non-linux) “

Ciri-ciri pecandu linux :
1.Berat Badan tidak berubah
2.Pusing-pusing
3.Keranjingan nonton film Anti-Trust!
4.Membenci Billgates dan Mie Crosoft
5.Pemuja Open Source
6.Kantong cekak
7.Mudah tersulut emosinya mendengar kata-kata “mie crosoft”

Tips berkata tidak Kami memberikan beberapa tips agar kamu dapat mengatakan “TIDAK” terhadap godaan si Pinguin Linux
1. Siapkan dirimu untuk menghadapi berbagai tekanan yang ditawarkan teman-temanmu:
1.a. “Maaf, gue nggak mau!”
1.b. “Sorry, gue nggak mau!”
1.c. “Sorry ya, gue khan nggak pernah nyuruh elo make linux, jadi jangan suruh gue dong!”
1.d. “Sorry ya, gue anak orang kaya, nggak biasa make barang gratisan!”

Kisah nyata mantan pecandu Linux :

hai nama gue Asal(19 tahun), gue adalah mantan pecandu linux, gue berkenalan dengan linux pada tahun 96, gue pertama kali nyoba slackware setelah ditawari temen-temen gue, abis itu gue mulai nyoba redhat dan suse, akhirnya gue kebablasan dan gue mulai kecanduan suse di awal tahun 1999. pokoknya hari-hari gue selalu diisi dengan nyobain suse terus mulai dari install sampai coba-coba bikin aplikasi web programming, gue mulai ngelupaain dunia sekeliling gue. pacar/ortu dan pelajaran sekolah semuanya gue tinggallin demi linux suse, badan gue menggiggil kedinginan setiap musim hujan, setiap bangun tidur gue bingung antara mau install suse, makan pagi, bikin aplikasi, ke sekolah atau minta duit ke nyokap buat beli CD linux suse terbaru, pokoknya gue tiap pagi selalu dalam keadaan bingung !.

Nggak puas dengan linux suse, gue mulai kenalan dengan namanya kehidupan malam, diam-diam setiap malam gue pergi ke rumah teman gue yang mengadakan pesta linux bebas gila-gilaan, disana kita bebas nyobain linux suse dengan komputer tipe tercanggih dan hardware multi media lengkap, gue dan temen-temen mulai coba bikin animasi, musik dan sebagainya pake suse. bahkan temen-temen gue yang cewe’ tanpa malu-malu memperlihatkan kecanggihannya bikin aplikasi internet pake software platform suse, wah canggih deh pokoknya. sampai akhirnya nyokap gue curiga melihat kelakuan gue dan pada suatu hari nyokap menggeladah kamar gue, dan menemukan CD dan komputer gue yang telah terinstall Linux.

Gue dimarahin abis-abisan sama bokap dan nyokap, Bokap gue sampai ngamuk berat dan ngancurrin semua koleksi CD linux gue. Gue dibawa ke psikiater trus gue dinasehati macam-macam seperti “dilarang anu, jangan itu, jangan begini dan sebagainya”, gue juga dibawa ke dokter untuk diperiksa darah gue apakah mengandung virus atau tidak, setelah diperika , ternyata benar apa yang gue khawatirkan, ternyata darah gue berwarna merah bukan berwarna biru seperti yang dibangga-banggakan oleh keluarga besar gue selama ini, gue harus menerima kenyataan bahwa ternyata gue bukan keturunan bangsawan.

Nyokap dan bokap gue akhirnya sepakat membawa gue ke rumah sakit ketergantungan linux di daerah terpencil jawa barat, pada awalnya gue merasa tersiksa banget, nggak betah oeey, setelah 6 bulan gue digembleng dan dipaksa untuk ambil sertifikat MCSE dan MCSD dari Mie Crosoft, akhirnya gue sadar sendiri, bahwa memang selama ini gue salah. gue sekarang sudah tobat dan berjanji nggak mau janji-janji lagi.

Demikianlah cerita gue, semoga bisa diambil hikmahnya” Hidup ini penuh dengan pilihan, sebagian adalah pilihan benar sebagian lagi pilihan salah. Kita BEBAS menentukan arah hidup kita.Tapi ingat, menyangkut pilihan sistem operasi, hanya ada dua pilihan, yakni Susah dan Gampang. TOLAKLAH Linux, maka kamu akan menjadi pemenang dalam hidup ini.Pilih Linux – bersiaplah untuk tergantung seumur hidup, Pilihlah Mie Crosoft untuk kemudahan hidup anda Yayasan Mie Crosoft Menuju Indonesia Bebas Linux !! Yayasan Mie Crosoft memahami bahwa untuk membebaskan remaja indonesia dari pengaruh sistem operasi liar adalah dengan cara menyadarkan dan membimbing mereka untuk menyadari keputusan yang diambilnya. Kegiatan dari yayasan Mie Crosoft adalah mengkampanyakekan hidup normal dan sehat bersama sistem operasi Windows family (Dos,win3.1, win95,win98, winMe,winXP, NT,2000)

Cerita diatas jangan ditelan mentah-mentah ! Harap dicerna sebaik-baiknya bahwa semua itu pilhan 🙂 .

Advertisements

Entry filed under: opini. Tags: , , , .

Multimedia pada openSUSE 11.2 Install Google Chrome di openSUSE

8 Comments Add your own

  • 1. Agung Haryono  |  24 March, 2010 at 19:12

    Hahaha keinget saat nyasar ke Mall Ambasador Kuningan Jakarta demi beli DVD Installer openSUSE 11.0 naik-turun lantai(nada semangat) ga nemu-nemu rukonya, telp sama dosen si penunjuk jalan ternyata hari sabtu si ruko tersebut tutup :(.
    tapi sekarang lebih seimbang antara Linux, Futsal, Badminton, Fun Bike, Pacar dll 😀

    Reply
    • 2. kirman  |  25 March, 2010 at 22:11

      kalau saya cukup menyeimbangkan antara olahraga (guna menjaga fisik) & knowledge (meski ilmu saya masih terlalu kecil, tp minimal biar ndak mudah ditipu 😀 ) mas

      Reply
  • 3. mubon  |  24 March, 2010 at 20:29

    aduh, ..pantes. gejala2-nya udah muncul kayaknya nih

    Reply
    • 4. kirman  |  25 March, 2010 at 22:12

      ati-ati mas !
      siapkan ambulance segera, hehe 😀 …

      Reply
  • 5. Setiajie  |  25 March, 2010 at 09:13

    Saya juga pecandu Linux, tapi semua ciri-2 di bawah ini salah besar !

    Ciri-ciri pecandu linux :
    1.Berat Badan tidak berubah

    ==> Berat badan saya malah naik karena banyak ngemil :p

    2.Pusing-pusing

    ==> Apanya yang dipusingkan ?

    3.Keranjingan nonton film Anti-Trust!

    ==> Saya sukanya film action dan vampire Hongkong.

    4.Membenci Billgates dan Mie Crosoft

    => Tidak juga. Justru berkat mereka secara tidak langsung mengakibatkan Linux naik pamornya.

    5.Pemuja Open Source

    ==> Ini buruk man !

    6.Kantong cekak

    ==> Ngga juga.

    7.Mudah tersulut emosinya mendengar kata-kata “mie crosoft”

    ==> Ini artinya perlu dibawa ke psikiater jika sampe mengalami hal ini.

    Reply
    • 6. kirman  |  25 March, 2010 at 22:16

      hehe…
      iya pak, ciri2 diatas tidak mutlak benar kok, karena setiap individu kan memang berbeda karakternya. mungkin ciri2 diatas itu adalah yg pernah dialami oleh si penulis dalam email yg saya kutip diatas 🙂

      Reply
  • 7. hanif IM  |  6 April, 2010 at 21:56

    linux membuat dosenku terlihat hebat karena presentasinya membuat mahasiswa bingung, (kok hebat banget tuh, apa gak repot kalau eror) hehe, dosen dengan santai, eror? ya di instal ulang lagi. gitu aja kok repot. hehehe.

    Reply
  • 8. Haidir  |  24 December, 2010 at 18:16

    lucu, keren, n brmakna banget niy tulisan…tp jgn gitu donk, gw ini pengguna mie crosoft yg mau coba2 berontak ke linux..eh pas baca niy artikel eh jd ciut lg nyali gw…thanks bgt infonya y mas..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Recent Posts

Blog Stats

  • 50,036 hits

My Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.


%d bloggers like this: